<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>SuKa-SuKa Gw &#187; DUNIA</title>
	<atom:link href="http://andrieveputz.wordpress.com/category/dunia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://andrieveputz.wordpress.com</link>
	<description>EnJoY aJA.,,,X-MiILd</description>
	<lastBuildDate>Mon, 12 Oct 2009 02:24:25 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='andrieveputz.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/c6383fb089c29b5a7a1b66b7c4931b4e?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>SuKa-SuKa Gw &#187; DUNIA</title>
		<link>http://andrieveputz.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Pagi Aje Masuk Skul 06.30</title>
		<link>http://andrieveputz.wordpress.com/2009/01/06/pagi-aje-masuk-skul-0630/</link>
		<comments>http://andrieveputz.wordpress.com/2009/01/06/pagi-aje-masuk-skul-0630/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Jan 2009 04:31:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andrieveputz</dc:creator>
				<category><![CDATA[DUNIA]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andrieveputz.wordpress.com/?p=51</guid>
		<description><![CDATA[Saya tidak setuju dengan masuk sekolah pukul 06.30 kerena terlalu pagi belum ada kendaran seperti angkot yang beroprasi di jalanan. Lagi pula dengan masuk sekolah jam 06.30, bukan menambah siswa-siswi lebih semangat belajar, mala mengantuk karena bagun kepagian. Mungkin ini adalah awal yang lebih baik buat masa depan bangsa Indonesia untuk maju sebagai penerus bangsa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andrieveputz.wordpress.com&blog=2601866&post=51&subd=andrieveputz&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Saya tidak setuju dengan masuk sekolah pukul 06.30 kerena terlalu pagi belum ada kendaran seperti angkot yang beroprasi di jalanan. Lagi pula dengan masuk sekolah jam 06.30, bukan menambah siswa-siswi lebih semangat belajar, mala mengantuk karena bagun kepagian. Mungkin ini adalah awal yang lebih baik buat masa depan bangsa Indonesia untuk maju sebagai penerus bangsa yang disiplin. Seperti kata pepata barsakit-sakit dahulu berenang-renang kemudian.</p>
<p>Solusinya lebih baik dikembalikan saja seperti semula masuk sekolah jam 07.15.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andrieveputz.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andrieveputz.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andrieveputz.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andrieveputz.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andrieveputz.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andrieveputz.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andrieveputz.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andrieveputz.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andrieveputz.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andrieveputz.wordpress.com/51/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andrieveputz.wordpress.com&blog=2601866&post=51&subd=andrieveputz&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andrieveputz.wordpress.com/2009/01/06/pagi-aje-masuk-skul-0630/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/afddfb51af529060259d0b1539f8bd54?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andrieveputz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Borobudur</title>
		<link>http://andrieveputz.wordpress.com/2008/04/08/borobudur/</link>
		<comments>http://andrieveputz.wordpress.com/2008/04/08/borobudur/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Apr 2008 11:21:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andrieveputz</dc:creator>
				<category><![CDATA[DUNIA]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andrieveputz.wordpress.com/?p=28</guid>
		<description><![CDATA[Candi adalah sebuah bangunan tempat ibadah dari peninggalan masa lampau yang berasal dari agama Hindu-Buddha. Namun demikian, istilah &#8216;candi&#8217; tidak hanya digunakan oleh masyarakat untuk menyebut tempat ibadah saja. Banyak situs-situs purbakala lain dari masa Hindu-Buddha atau Klasik Indonesia, baik sebagai istana, pemandian/petirtaan, gapura, dan sebagainya, disebut dengan istilah candi.
Banyak tezri yang berusaha menjelaskan nama [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andrieveputz.wordpress.com&blog=2601866&post=28&subd=andrieveputz&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0.5in;"><span style="color:#333399;">Candi</span><span style="color:#333399;"> adalah sebuah bangunan tempat ibadah dari peninggalan masa lampau yang berasal dari agama <a title="Hindu" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hindu"><span style="color:#333399;text-decoration:none;">Hindu</span></a>-<a title="Buddha" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Buddha"><span style="color:#333399;text-decoration:none;">Buddha</span></a>. Namun demikian, istilah &#8216;candi&#8217; tidak hanya digunakan oleh masyarakat untuk menyebut tempat ibadah saja. Banyak situs-situs purbakala lain dari masa Hindu-Buddha atau Klasik Indonesia, baik sebagai istana, pemandian/petirtaan, gapura, dan sebagainya, disebut dengan istilah candi.</span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:0.5in;"><span style="color:#333399;">Banyak <a title="Teori" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Teori"><span style="color:#333399;text-decoration:none;">tezri</span></a> yang berusaha menjelaskan nama candi ini. Salah satunya menyatakan bahwa nama ini kemungkinan berasal dari kata <span>Sambharabhudhara</span>, yaitu artinya &#8220;<a title="Gunung" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gunung"><span style="color:#333399;text-decoration:none;">gunung</span></a>&#8221; (<span>bhudara</span>) di mana di lereng-lerengnya terletak teras-teras. Selain itu terdapat beberapa <a title="Etimologi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Etimologi"><span style="color:#333399;text-decoration:none;">etimologi</span></a> rakyat lainnya. Misalkan kata <span>borobudur</span> berasal dari ucapan &#8220;para Buddha&#8221; yang karena pergeseran bunyi menjadi <span>borobudur</span>. Penjelasan lain ialah bahwa nama ini berasal dari dua kata &#8220;bara&#8221; dan &#8220;beduhur&#8221;. Kata <span>bara</span> konon berasal dari kata <span><a title="Vihara" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Vihara"><span style="color:#333399;text-decoration:none;">vihara</span></a></span>, sementara ada pula penjelasan lain di mana <span>bara</span> berasal dari <a title="Bahasa Sansekerta" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Sansekerta"><span style="color:#333399;text-decoration:none;">bahasa Sansekerta</span></a> yang artinya kompleks candi atau biara dan <span>beduhur</span> artinya ialah &#8220;tinggi&#8221;, atau mengingatkan dalam <a title="Bahasa Bali" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Bali"><span style="color:#333399;text-decoration:none;">bahasa Bali</span></a> yang berarti &#8220;di atas&#8221;. Jadi maksudnya ialah sebuah <a title="Biara" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Biara"><span style="color:#333399;text-decoration:none;">biara</span></a> atau <a title="Asrama" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Asrama"><span style="color:#333399;text-decoration:none;">asrama</span></a> yang berada di tanah tinggi.</span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:0.5in;"><span style="color:#333399;">Sejarawan <a title="J.G. de Casparis (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=J.G._de_Casparis&amp;action=edit&amp;redlink=1"><span style="color:#333399;text-decoration:none;">J.G. de Casparis</span></a> dalam disertasinya untuk mendapatkan gelar doktor pada <a title="1950" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1950"><span style="color:#333399;text-decoration:none;">1950</span></a> berpendapat bahwa Borobudur adalah tempat pemujaan. Berdasarkan prasasti Karangtengah dan Kahulunan, Casparis memperkirakan, pendiri Borobudur adalah raja dari dinasti <a title="Syailendra" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Syailendra"><span style="color:#333399;text-decoration:none;">Syailendra</span></a> bernama <a title="Samaratungga" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Samaratungga"><span style="color:#333399;text-decoration:none;">Samaratungga</span></a> sekitar <a title="824" href="http://id.wikipedia.org/wiki/824"><span style="color:#333399;text-decoration:none;">824 M</span></a>. Bangunan raksasa itu baru dapat diselesaikan pada masa putrinya, Ratu <a title="Pramodhawardhani" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pramodhawardhani"><span style="color:#333399;text-decoration:none;">Pramudawardhani</span></a>. Pembangunan Borobudur diperkirakan memakan waktu setengah abad.</span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:0.5in;"><a id="Struktur_Borobudur" name="Struktur_Borobudur"></a><span style="color:#333399;">Candi Borobudur berbentuk punden berundak, yang terdiri dari enam tingkat berbentuk bujur sangkar, tiga tingkat berbentuk bundar melingkar dan sebuah <a title="Stupa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Stupa"><span style="color:#333399;text-decoration:none;">stupa</span></a> utama sebagai puncaknya. Selain itu tersebar di semua tingkat-tingkatannya beberapa stupa.</span><span id="more-28"></span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:0.5in;"><span style="color:#333399;">Borobudur</span><span style="color:#333399;"> yang bertingkat sepuluh menggambarkan secara jelas filsafat mazhab <a title="Mahayana" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mahayana"><span style="color:#333399;text-decoration:none;">Mahayana</span></a>. bagaikan sebuah kitab, Borobudur menggambarkan sepuluh tingkatan <a title="Bodhisattva" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bodhisattva"><span style="color:#333399;text-decoration:none;">Bodhisattva</span></a> yang harus dilalui untuk mencapai <a title="Penerangan sempurna (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Penerangan_sempurna&amp;action=edit&amp;redlink=1"><span style="color:#333399;text-decoration:none;">kesempurnaan</span></a> menjadi Buddha.</span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:0.5in;"><span style="color:#333399;">Bagian kaki Borobudur melambangkan <span>Kamadhatu</span>, yaitu dunia yang masih dikuasai oleh <span>kama</span> atau &#8220;nafsu rendah&#8221;. Bagian ini sebagian besar tertutup oleh tumpukan batu yang diduga dibuat untuk memperkuat konstruksi candi. Pada bagian yang tertutup struktur tambahan ini terdapat 120 panel cerita <span>Kammawibhangga</span>. Sebagian kecil struktur tambahan itu disisihkan sehingga orang masih dapat melihat relief pada bagian ini.</span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:0.5in;"><span style="color:#333399;">Empat lantai dengan dinding berelief di atasnya oleh para ahli dinamakan <span>Rupadhatu</span>. Lantainya berbentuk persegi. Rupadhatu adalah dunia yang sudah dapat membebaskan diri dari <span>nafsu</span>, tetapi masih terikat oleh rupa dan bentuk. Tingkatan ini melambangkan <span>alam antara</span> yakni, antara <span>alam bawah</span> dan <span>alam atas</span>. Pada bagian Rupadhatu ini patung-patung Buddha terdapat pada ceruk-ceruk dinding di atas ballustrade atau selasar.</span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:0.5in;"><span style="color:#333399;">Mulai lantai kelima hingga ketujuh dindingnya tidak berelief. Tingkatan ini dinamakan <span>Arupadhatu</span> (yang berarti tidak berupa atau tidak berwujud). Denah lantai berbentuk lingkaran. Tingkatan ini melambangkan <span>alam atas</span>, di mana manusia sudah bebas dari segala keinginan dan ikatan bentuk dan rupa, namun belum mencapai <a title="Nirwana" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nirwana"><span style="color:#333399;text-decoration:none;">nirwana</span></a>. Patung-patung Buddha ditempatkan di dalam stupa yang ditutup berlubang-lubang seperti dalam kurungan. Dari luar patung-patung itu masih tampak samar-samar.</span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:0.5in;"><span style="color:#333399;">Tingkatan tertinggi yang menggambarkan ketiadaan wujud dilambangkan berupa stupa yang terbesar dan tertinggi. Stupa digambarkan polos tanpa lubang-lubang. Di dalam stupa terbesar ini, diduga dulu ada sebuah patung penggambaran Adibuddha. Patung yang diduga berasal dari stupa terbesar ini kini diletakkan dalam sebuah museum arkeologi, beberapa ratus meter dari candi Borobudur. Patung ini dikenal dengan nama <span><a title="Unfinished Buddha" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Unfinished_Buddha"><span style="color:#333399;text-decoration:none;">unfinished Buddha</span></a></span>.</span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:0.5in;"><span style="color:#333399;">Di masa lalu, beberapa patung Buddha bersama dengan 30 batu dengan relief, dua patung singa, beberapa batu berbentuk kala, tangga dan gerbang dikirimkan kepada <a title="Raja Thailand" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Raja_Thailand"><span style="color:#333399;text-decoration:none;">Raja Thailand</span></a>, <a title="Chulalongkorn (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Chulalongkorn&amp;action=edit&amp;redlink=1"><span style="color:#333399;text-decoration:none;">Chulalongkorn</span></a> yang mengunjungi <a title="Hindia Belanda" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hindia_Belanda"><span style="color:#333399;text-decoration:none;">Hindia Belanda</span></a> (kini Indonesia) pada tahun <a title="1896" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1896"><span style="color:#333399;text-decoration:none;">1896</span></a> sebagai hadiah dari pemerintah Hindia Belanda ketika itu.</span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:0.5in;"><span style="color:#333399;">Borobudur</span><span style="color:#333399;"> tidak memiliki ruang-ruang pemujaan seperti candi-candi lain. Yang ada ialah lorong-lorong panjang yang merupakan jalan sempit. Lorong-lorong dibatasi dinding mengelilingi candi tingkat demi tingkat. Di lorong-lorong inilah umat Buddha diperkirakan melakukan upacara berjalan kaki mengelilingi candi ke arah kanan. Bentuk bangunan tanpa ruangan dan struktur bertingkat-tingkat ini diduga merupakan perkembangan dari bentuk <a title="Punden berundak (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Punden_berundak&amp;action=edit&amp;redlink=1"><span style="color:#333399;text-decoration:none;">punden berundak</span></a>, yang merupakan bentuk arsitektur asli dari masa prasejarah Indonesia.</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/andrieveputz.wordpress.com/28/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/andrieveputz.wordpress.com/28/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andrieveputz.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andrieveputz.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andrieveputz.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andrieveputz.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andrieveputz.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andrieveputz.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andrieveputz.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andrieveputz.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andrieveputz.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andrieveputz.wordpress.com/28/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andrieveputz.wordpress.com&blog=2601866&post=28&subd=andrieveputz&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andrieveputz.wordpress.com/2008/04/08/borobudur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/afddfb51af529060259d0b1539f8bd54?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andrieveputz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BasKeT</title>
		<link>http://andrieveputz.wordpress.com/2008/04/08/basket/</link>
		<comments>http://andrieveputz.wordpress.com/2008/04/08/basket/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Apr 2008 11:15:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andrieveputz</dc:creator>
				<category><![CDATA[DUNIA]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andrieveputz.wordpress.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[Bola basket adalah olahraga bola berkelompok yang terdiri atas dua tim beranggotakan masing-masing lima orang yang saling bertanding mencetak poin dengan memasukkan bola ke dalam keranjang lawan. Bola basket sangat cocok untuk ditonton karena biasa dimainkan di ruang olahraga tertutup dan hanya memerlukan lapangan yang relatif kecil. Selain itu, bola basket mudah dipelajari karena bentuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andrieveputz.wordpress.com&blog=2601866&post=27&subd=andrieveputz&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;text-indent:0.5in;"><span style="font-family:&quot;color:blue;">Bola basket</span><span style="font-family:&quot;color:blue;"> adalah <a title="Olahraga" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Olahraga">olahraga</a> bola berkelompok yang terdiri atas dua tim beranggotakan masing-masing lima orang yang saling bertanding mencetak poin dengan memasukkan <a title="Bola (basket) (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bola_%28basket%29&amp;action=edit&amp;redlink=1">bola</a> ke dalam keranjang lawan. Bola basket sangat cocok untuk ditonton karena biasa dimainkan di ruang olahraga tertutup dan hanya memerlukan lapangan yang relatif kecil. Selain itu, bola basket mudah dipelajari karena bentuk bolanya yang besar, sehingga tidak menyulitkan pemain ketika memantulkan atau melempar bola tersebut.</span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:0.5in;"><span style="font-family:&quot;color:blue;">Bola basket adalah salah satu olahraga yang paling digemari oleh penduduk <a title="Amerika Serikat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Amerika_Serikat">Amerika Serikat</a> dan penduduk di belahan bumi lainnya, antara lain di <a title="Amerika Selatan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Amerika_Selatan">Amerika Selatan</a>, <a title="Eropa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Eropa">Eropa</a> Selatan, <a title="Lithuania" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lithuania">Lithuania</a>, dan juga di <a title="Indonesia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia">Indonesia</a>.</span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:0.5in;"><span style="font-family:&quot;color:blue;">Basket dianggap sebagai olahraga unik karena diciptakan secara tidak sengaja oleh seorang pastor. Pada tahun 1891, Dr. <a title="James Naismith" href="http://id.wikipedia.org/wiki/James_Naismith"><span style="text-decoration:none;">James Naismith</span></a>, seorang pastor asal <a title="Kanada" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kanada"><span style="text-decoration:none;">Kanada</span></a> yang mengajar di sebuah fakultas untuk para mahasiswa profesional di <a title="YMCA" href="http://id.wikipedia.org/wiki/YMCA"><span style="text-decoration:none;">YMCA</span></a> (sebuah wadah pemuda umat Kristen) di <a title="Springfield, Massachusetts (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Springfield%2C_Massachusetts&amp;action=edit&amp;redlink=1"><span style="text-decoration:none;">Springfield, Massachusetts</span></a>, harus membuat suatu permainan di ruang tertutup untuk mengisi waktu para siswa pada masa liburan musim dingin di <a title="New England" href="http://id.wikipedia.org/wiki/New_England"><span style="text-decoration:none;">New England</span></a>.Terinspirasi dari permainan yang pernah ia mainkan saat kecil di Ontario,Naismith menciptakan permainan yang sekarang dikenal sebagai bola basket pada 15 Desember 1891.</span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:0.5in;"><span style="font-family:&quot;color:blue;">Menurut cerita, setelah menolak beberapa gagasan karena dianggap terlalu keras dan kurang cocok untuk dimainkan di gelanggang-gelanggang tertutup, dia lalu menulis beberapa peraturan dasar, menempelkan sebuah keranjang di dinding ruang gelanggang olahraga, dan meminta para siswanya untuk mulai memainkan permainan ciptaannya itu.</span></p>
<p style="text-align:justify;text-indent:0.5in;"><span style="font-family:&quot;color:blue;">Pertandingan resmi bola basket yang pertama, diselenggarakan pada tanggal <a title="20 Januari" href="http://id.wikipedia.org/wiki/20_Januari"><span style="text-decoration:none;">20 Januari</span></a> <a title="1892" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1892"><span style="text-decoration:none;">1892</span></a> di tempat kerja Dr. <a title="James Naismith" href="http://id.wikipedia.org/wiki/James_Naismith"><span style="text-decoration:none;">James Naismith</span></a>. &#8220;<span>Basket ball</span>&#8221; (sebutan bagi olahraga ini dalam <a title="Bahasa Inggris" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Inggris"><span style="text-decoration:none;">bahasa Inggris</span></a>), adalah sebutan yang digagas oleh salah seorang muridnya. Olahraga ini pun menjadi segera terkenal di seantero Amerika Serikat. Penggemar fanatiknya ditempatkan di seluruh cabang YMCA di Amerika Serikat. Pertandingan demi pertandingan pun segera dilaksanakan di kota-kota di seluruh negara bagian Amerika Serikat.</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/andrieveputz.wordpress.com/27/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/andrieveputz.wordpress.com/27/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andrieveputz.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andrieveputz.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andrieveputz.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andrieveputz.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andrieveputz.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andrieveputz.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andrieveputz.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andrieveputz.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andrieveputz.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andrieveputz.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andrieveputz.wordpress.com&blog=2601866&post=27&subd=andrieveputz&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andrieveputz.wordpress.com/2008/04/08/basket/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/afddfb51af529060259d0b1539f8bd54?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andrieveputz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cara Meningkatkan Daya Kosentrasi</title>
		<link>http://andrieveputz.wordpress.com/2008/03/18/cara-meningkatkan-daya-kosentrasi/</link>
		<comments>http://andrieveputz.wordpress.com/2008/03/18/cara-meningkatkan-daya-kosentrasi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Mar 2008 14:55:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andrieveputz</dc:creator>
				<category><![CDATA[DUNIA]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andrieveputz.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[    Dalam konsentrasi, kita mengumpulkan semua energi yang terpencar untuk fokus hanya kepada satu hal. Apabila kita benar &#8211; benar menguasainya, konsentrasi memiliki manfaat yang luar biasa terhadap hidup kita. Konsentrasi dapat meningkatkan produktivitas dan memberikan ketenangan pikiran. Berikut adalah beberapa saran untuk meningkatkan konsentrasi.
Fokus 
Konsentrasi berarti kita dapat memfokuskan pikiran kepada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andrieveputz.wordpress.com&blog=2601866&post=20&subd=andrieveputz&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>    Dalam konsentrasi, kita mengumpulkan semua energi yang terpencar untuk fokus hanya kepada satu hal. Apabila kita benar &#8211; benar menguasainya, konsentrasi memiliki manfaat yang luar biasa terhadap hidup kita. Konsentrasi dapat meningkatkan produktivitas dan memberikan ketenangan pikiran. Berikut adalah beberapa saran untuk meningkatkan konsentrasi.</p>
<p><b>Fokus</b><span style="color:#3333ff;"> </span></p>
<p>Konsentrasi berarti kita dapat memfokuskan pikiran kepada satu hal. Konsentrasi mencakup konsentrasi dalam tulisan dan menyelesaikan masalah. Apapun aktivitas kita, criteria yang paling penting adalah untuk fokus, konsentrasi dan atentif kepada aktifitas yang sedang berlangsung. Konsentrasi akan menjadi tidak berarti apabila kita diganggu oleh beberapa hal lain pada saat yang bersamaan. <b>Untuk dapat berkonsentrasi, kita harus berhenti mencoba melakukan beberapa hal pada saat yang sama.</b> Apabila Anda menulis suatu artikel, jangan memikirkan apa yang akan atasan Anda katakan kemudian. Apabila kita dapat fokus, kita akan bisa mendapatkan intensitas luar biasa yang akan membuat kita menyelesaikan tugas &#8211; tugas dengan lebih cepat.</p>
<p><b>Belajar Mengontrol Pikiran</b></p>
<p>Batu sandungan yang utama terhadap konsentrasi adalah gangguan yang tidak diinginkan yang muncul dalam pikiran kita. Gangguan ini akan menghalangi usaha kita untuk mencapai konsentrasi penuh. Solusi satu &#8211; satunya adalah belajar untuk mengontrol dan menenangkan pikiran kita. Hal pertama yang harus diperhatikan adalah <b>kita tidak memiliki pilihan untuk menerima ato menolak pikiran</b>; jangan sampai kita merasa menjadi korban dari pikiran kita sendiri. Hal kedua adalah kita harus mengawasi pikiran kita secara sadar dan mencegah diri kita agar tidak terpengaruh gangguan apapun yang dapat mempengaruhi konsentrasi kita. Pada saat kita memulai suatu project, sangatlah mudah untuk bermimpi dan kehilangan fokus. Yang kita butuhkan adalah ketekunan untuk berkonsentrasi tanpa pikiran yang mengganggu. Apabila kita memiliki keinginan itu, konsentrasi akan menjadi lebih mudah.</p>
<p><b>Praktek</b><span style="color:#3333ff;"> </span></p>
<p>Konsentrasi adalah merupakan suatu aktivitas. Tentu saja, semakin kita praktekkan dan latih, akan semakin baik pula kemampuan konsentrasi kita. Kita tentunya tidak mengharapkan untuk bisa menjadi hebat tanpa pelatihan. Sama juga halnya dengan konsentrasi. <b>Konsentrasi adalah seperti otot tubuh, semakin kita melatihnya, maka akan semakin kuat pula jadinya.</b> Memang tidak ada latihan khusus yang spesifik untuk konsentrasi, namun hidup memberikan begitu banyak kesempatan bagi kita untuk melatih konsentrasi. Kuncinya adalah untuk selalu mengambil kesempatan untuk meningkatkan kemampuan konsentrasi.</p>
<p><b>Meditasi</b><span style="color:#3333ff;"> </span></p>
<p>Meditasi, nyata dapat meningkatkan kekuatan konsentrasi. Sebenarnya pada saat kita mencoba untuk meditasi, hal penting yang harus pertama kita kuasai adalah konsentrasi. <b>Meditasi setiap hari dapat memberikan kita kesempatan untuk melatih teknik konsentrasi.</b> Hal ini dapat dilakukan dengan mengkonsentrasikan pikiran kepada satu lilin atau hanya mengkonsentrasikan pernafasan. Latihan ini sangat sederhana, namun efektif.</p>
<p><b>Perubahan adalah Sama Baiknya Seperti Mendapatkan Istirahat</b></p>
<p>Konsentrasi terhadap satu hal untuk waktu yang lama sangatlah sulit. Apabila kita konsentrasi kepada satu tugas untuk satu jam, kita kemudian dapat melanjutkan hal lainnya. Perubahan aktivitas ini membuat kita mampu untuk menggunakan sifat &#8211; sifat lain. Oleh sebab itulah kita dapat mempertahankan kekuatan konsentrasi tanpa merasa lelah terhadap suatu aktvitas.</p>
<p><b>Perhatikan Kondisi Fisik</b></p>
<p>Kekuatan konsentrasi bergantung kepada kondisi fisik kita. Apabila kita merasa lelah atau kurang sehat, konsentrasi akan menjadi lebih sulit. Konsentrasi tentu saja masih dapat dilakukan, hanya saja akan menjadi lebih sulit. namun kita harus mencoba membuat hidup lebih mudah untuk diri kita sendiri; kita harus memberikan prioritas kepada kesehatan kita &#8211; cukup tidur, jaga tubuh agar tetap fit. Olahraga membantu kita untuk meningkatkan konsentrasi. Mengurangi berat badan, menjernihkan pikiran dan menciptakan dinamisme juga akan sangat membantu. Apabila Anda merasa sulit untuk berkonsentrasi, kami menyediakan solusinya; <b>tubuh yang sehat dan olahraga dijamin akan membantu meningkatkan kekuatan konsentrasi.</b></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/andrieveputz.wordpress.com/20/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/andrieveputz.wordpress.com/20/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andrieveputz.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andrieveputz.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andrieveputz.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andrieveputz.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andrieveputz.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andrieveputz.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andrieveputz.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andrieveputz.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andrieveputz.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andrieveputz.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andrieveputz.wordpress.com&blog=2601866&post=20&subd=andrieveputz&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andrieveputz.wordpress.com/2008/03/18/cara-meningkatkan-daya-kosentrasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/afddfb51af529060259d0b1539f8bd54?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andrieveputz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>DUNIA ALA THE MATRIX</title>
		<link>http://andrieveputz.wordpress.com/2008/03/05/dunia-ala-the-matrix/</link>
		<comments>http://andrieveputz.wordpress.com/2008/03/05/dunia-ala-the-matrix/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Mar 2008 17:41:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andrieveputz</dc:creator>
				<category><![CDATA[DUNIA]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andrieveputz.wordpress.com/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[Sudahkah anda menonton film berjudul “The Matrix”? Sebuah karya produsen film dari Hollywood, ataupun membaca novelnya yang beredar? Kalau belum, mungkin ada sisi positifnya jika anda membaca atau menonton karya itu, jika dilihat segi filsafatnya. Bagi yang sudah melihat karya tersebut, adalah sebuah anugrah jika anda bisa mengambil hikmahnya―tentunya selain aliran jalan cerita dan efek-efek [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andrieveputz.wordpress.com&blog=2601866&post=15&subd=andrieveputz&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoBodyTextFirstIndent" style="text-align:justify;"><span style="font-size:14pt;font-family:'Comic Sans MS';color:#ff99cc;">Sudahkah anda menonton film berjudul “<span>The Matrix</span>”? Sebuah karya produsen film dari Hollywood, ataupun membaca novelnya yang beredar? Kalau belum, mungkin ada sisi positifnya jika anda membaca atau menonton karya itu, jika dilihat segi filsafatnya. Bagi yang sudah melihat karya tersebut, adalah sebuah anugrah jika anda bisa mengambil hikmahnya―tentunya selain aliran jalan cerita dan efek-efek animasinya. Hikmah yang saya maksud seperti yang sebut di atas adalah sebuah filosofi dibalik skenario film <span>The Matrix. </span>Kalau anda masih belum bisa mengambil sebuah hikmah di balik film <span>The Matrix</span>, maka saya dalam tulisan ini mencoba untuk mengungkap filosofi (pemikiran) di balik skenario film <span>The Matrix.</span></span></p>
<p class="MsoBodyTextFirstIndent" style="text-align:justify;"><span style="font-size:14pt;font-family:'Comic Sans MS';color:#ff99cc;">            </span><span style="font-size:14pt;font-family:'Comic Sans MS';color:#ff99cc;">    Sebelum mengungkap filosofi di balik film ini, saya coba mengulas singkat jalan cerita skenario film <span>The Matrix</span>. Skenario film ini bermula ketika seorang <span>hacker</span> yang dikenal sebagai Neo ingin mencari kebenaran sebenarnya apa sedang terjadi di dunia ini yang kadangkala ia rasakan hidupnya berjalan kadang seperti mimpi dan kadang adalah memang kenyataan di mana antara mimpi dan kenyataan saling bersambung, dan juga menurutnya ia hidup di masa sekitar akhir abad ke 20. Karena interaksinya dengan dunia <span>cyber,</span> seorang bernama Morpheus bersama kelompoknya ingin menolong Neo agar mengetahui hakikat sesungguhnya hidup yang ia jalani sekarang. </span></p>
<p class="MsoBodyTextFirstIndent" style="text-align:justify;text-indent:62.5pt;"><span style="font-size:14pt;font-family:'Comic Sans MS';color:#ff99cc;">Singkat cerita Neo akhirnya bertemu Morpheus, dan Neo akhirnya setuju untuk mengikuti kelompok Morpheus agar mengetahui rahasia di balik keanehan hidup yang dijalaninya. Setelah itu Neo akhirnya mengetahui hakikat hidup sebenarnya yang membuatnya terkejut tak percaya bahwa sebenarnya ia hidup di sekitar abad ke 22―di mana masa itu bumi telah dikuasai mesin cerdas bernama Matrix yang menguasai manusia dengan memberi mesin simulasi (mimpi) untuk membuat dunia <span>virtual reality</span> (realita maya) bagi manusia semenjak bayi sampai mati, di mana mesin Matrix selalu mengawasi kehidupan manusia agar tidak mengetahui hakikat rahasia hidupnya. Tujuan mesin Matrix tidak lain adalah untuk kelangsungan hidupnya sebagai mesin yang memerlukan panas tubuh manusia sebagai sumber energi (baterai). Itulah inti dari pokok yang akan saya coba bahas dalam tulisan ini, yaitu tentang hakikat kehidupan yang kita jalani sekarang apakah bisa disamakan dalam sudut pandang yang sama dengan apa yang dikisahkan film “<span>The Matrix</span>”. Marilah kita sama-sama memikirkannya.</span></p>
<p class="MsoBodyTextFirstIndent" style="text-align:justify;text-indent:62.5pt;"><span style="font-size:14pt;font-family:'Comic Sans MS';color:#ff99cc;">Menurut penemuan-penemuan ilmiah teknologi modern menunjukkan bahwa ‘dunia luar’― alam semesta ―yang kita rasakan sebenarnya adalah hasil dari kerja otak yang telah distimulasi oleh sinyal-sinyal elektrik yang dikirimkan oleh organ-organ indera kita. Marilah kita simak bagaimana indera kita bekerja. Sebagai contohnya, kita teliti bagaimana kita melihat. Pekerjaan melihat berlangsung secara progresif. Sekumpulan cahaya (foton) berjalan dari objek ke mata melalui lensa yang berada di depan mata di mana mreka direfraksikan dan jatuh terbalik pada retina yang terletak di bagian mata. Di sini, cahaya yang menimpa retina diubah menjadi sinyal-sinyal elektrik yang kemudian ditransmisikan oleh neuron ke sebuah titik kecil yang disebut sebagai pusat penglihatan di belakang otak. Pekerjaan melihat sebenarnya berlangsung di titik kecil ini yang gelap gulita dan terisolasi dari cahaya. Pekerjaan melihat ini persis sebagaimana <span>cam recorder</span> bekerja untuk merekam ‘dunia luar’ lalu ditampilkan dalam sebuah layar (pusat penglihatan). Begitu juga ‘pekerjaan’ yang lain sebagaimana kita mendengar suara, merasakan rasa di lidah, mencium bau dan merasakan panas, dingin, lembut, kasar dan rasa sakit pada tubuh. Setiap indera berfungsi sebagai pemasok informasi kepada otak. Sedangkan otak berfungsi sebagai ‘alat perekam’ semua informasi itu lalu ditransmisikan oleh neuron ke titik-titik pusat penglihatan, pusat pendengaran, pusat penciuman, pusat pengecap rasa, pusat perabaan dan pusat rasa lain―misalnya rasa lapar, haus, kenyang dan kembung. Jika salah satu atau sebagian syaraf-syaraf titik-titik pusat penginderaan ini putus atau rusak maka kita tidak akan merasakan dunia sebagaimana yang kita anggap ada! Artinya bahwa keseluruhan dunia yang kita rasakan ini―yang sebenarnya berada di dalam otak kita yang berupa sinyal-sinyal listrik― tidak lebih daripada dunia persepsi. Menyadari hal ini, Bergson dalam bukunya <span>Matter and Memory</span> (Zone Books, New York, 1991), dalam kesimpulannya mengatakan: “Dunia dibangun dari gambaran-gambaran, gambaran-gambaran ini hanya berada dalam kesadaran kita; dan otak adalah salah satu dari gambaran-gambaran ini”.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:'Comic Sans MS';color:#ff99cc;"> </span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/andrieveputz.wordpress.com/15/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/andrieveputz.wordpress.com/15/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andrieveputz.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andrieveputz.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andrieveputz.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andrieveputz.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andrieveputz.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andrieveputz.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andrieveputz.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andrieveputz.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andrieveputz.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andrieveputz.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andrieveputz.wordpress.com&blog=2601866&post=15&subd=andrieveputz&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andrieveputz.wordpress.com/2008/03/05/dunia-ala-the-matrix/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/afddfb51af529060259d0b1539f8bd54?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andrieveputz</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>