Ada sekitar seribu orang akan tampil dalam berbagai atraksi kesenian menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2008 mendatang, di Istana Merdeka, Jakarta. Atraksi kesenian ini akan tampil sesuai segmen acara yakni, detik-detik proklamasi, ramah tamah dengan perintis kemerdekaan, penurunan bendera pusaka, dan resepsi kenegaraan.

bendera Kemerdekaan RI
Menurut Kasubag Kesenian Rumah Tangga Kepresidenan, Salmen Zein, saat ini bagian kesenian tengah melakukan peninjauan ke daerah-daerah untuk melihat langsung kesiapan para pengisi acara kesenian yang terpilih tampil di Istana saat perayaan pada HUT ke-63 RI nanti. ”Kami perlu melihat langsung, sekaligus mengetahui apa kendala yang dihadapi, karena kru kesenian ini kan banyak. Kami harapkan tanggal 15 Agustus mereka sudah di Jakarta, sekalian gladi bersih,” Salmen menjelaskan. Ketika dihubungi, ia sedang berada di Padang, Sumatera Barat, memantau persiapan marching band Semen Padang, juara Grand Prix 2007,yang akan jadi salah satu pengisi acara.
Akan ada tiga tarian tradisional tampil pada 17-an di Istana nanti. Salah satunya, tarian Haroan Bolon dari Simalungun, Sumatera Utara. ”Tarian ini pernah tampil di hadapan Presiden SBY ketika menghadiri acara Pesta Danau Toba, Juli lalu. Mereka tampil memukau ,dan Presiden mengajak untuk tampil di Istana,” Salmen bercerita.
Atraksi kesenian yang akan tampil nantinya terbagi ke dalan beberapa segmen. Pertama, segmen detik detik proklamasi, yang bakal menyuguhkan musik degung Jasa Marga, musik daerah Lampung, Aceh, musik Campursari, dan aubade pelajar. Kedua, ramah tamah dengan perintis kemerdekaan. Pada acara ini akan ditampikan musik keroncong Tugu dengan penyanyi Yuni Shara, Dewil Yull, dan Sundari Sukotjo. Ketiga, segmen penurunan bendera pusaka, yang menampilkan gambang kromong, marching band Semen Padang, tarian massal kolaborasi rampak bedug rampak gendang, kesenian massal SMA Presiden, Rabbani, persembahan lagu-lagu nasional oleh Mita `Mama Mia`, Kiki `Idola Cilik`, Dea Mirella, Idol Diva Bharanita, dan kesenian Haroan Bolon.
Sementara pada resepsi kenegaraan dihalaman tengah antara Istana Merdeka dan Istana Negara akan tampil penyanyi ibukota, seperti Aris (Indonesia Idol), Senno Haryo, Rosa, Ebiet .G.Ade, Tantowi Yahya, Vina Panduwinata, Penta Boyz Acapella dengan iiringan musik dari Purwacaraka.
Untuk menyambut 17-an, sejak awal Agustus Istana Kepresidenan mulai berbenah. Sejumlah gedung dicat ulang, pembuatan panggung, menata taman, hingga persiapan baris berbaris bagi Paskibraka dan lain-lain.


0 Tanggapan ke “Ulang Tahun Jakarta yang ke-63”